Android merupakan sistem operasi mobile dengan pengguna terbesar di Indonesia, yakni sekitar 90%. Karena itulah banyak perusahaan yang membuat versi Android-nya supaya lebih dekat dengan pelanggannya, seperti Youtube, Facebook, dan Twitter. Perusahaan kecil pun turut membutuhkan aplikasi Android untuk menyelesaikan masalah yang ada. Ini juga menandakan bahwa kebutuhan akan Android developer semakin meningkat. Tak heran, profesi Android developer merupakan 1 dari 5 profesi yang paling diincar perusahaan.
Sebagian besar masyarakat Indonesia memiliki handphone dengan Android sebagai sistem operasinya, ini merupakan potensi yang besar.
Android terbukti menjadi solusi untuk permasalahan yang ada di masyarakat, sehingga bisa bermanfaat lebih luas.
Banyak perusahaan yang membutuhkan Android Developer namun resource yang ada masih sangat sedikit, bahkan dinyatakan darurat.
Menjadi Android Developer merupakan salah satu pekerjaan yang bisa dilakukan secara freelance, sehingga waktunya bisa lebih fleksibel.
Android memiliki potensi yang besar untuk menghasilkan uang, seperti melalui iklan Admob, In-App purchase dan membuat proyek aplikasi.
Target dan Sasaran Siswa
Kelas ini ditujukan bagi pemula yang ingin memulai karirnya di bidang Android Developer dengan mengacu pada standar kompetensi internasional milik Google.
Kelas dapat diikuti oleh siswa yang melek IT sehingga wajib memiliki dan dapat mengoperasikan komputer dengan baik.
Kelas ini didesain untuk siswa yang memiliki latar belakang dan pemahaman mengenai pemrograman menggunakan Kotlin atau Java.
Siswa harus bisa belajar mandiri, berkomitmen, benar-benar punya rasa ingin tahu, dan tertarik pada subjek materi, karena sebaik apa pun materi kelas ini, tidak akan berguna tanpa keseriusan siswa untuk belajar, berlatih, dan mencoba.
Di akhir kelas, siswa dapat membuat aplikasi Android yang dapat menampilkan list dan detail data.
Silabus
Pengenalan Android Studio : Penjelasan tentang bagaimana menginstal Android Studio dan pengenalan dengan komponen-komponen yang sering dipakai di dalamnya. Ini akan memudahkan Anda untuk mengikuti latihan selanjutnya. (7 jam)
Activity : Di sini Anda akan membuat aplikasi pertama Anda. Mulai dari membuat desain dan menuliskan logika dasarnya, sampai penggunaan saveInstanceState untuk menjaga data karena perubahan lifecycle. (5 jam)
Intent : Mendalami macam-macam Intent untuk berpindah antar Activity maupun aplikasi, seperti implicit intent dan explicit intent. (4 jam)
Views dan ViewGroup : Di sini Anda akan mempelajari bagaimana mendesain aplikasi dengan berbagai macam layout, seperti LinearLayout, FrameLayout, RelativeLayout, dan TableLayout. (4 jam)
Style dan Theme : Mempelajari cara mendesain aplikasi lebih cepat dan mudah dengan memanfaatkan Style dan Theme. (2 jam 30 menit)
RecyclerView : Pada materi ini Anda akan belajar komponen yang sering dipakai untuk menampilkan list. Anda juga akan belajar berbagai tipe layout, seperti tipe List, Grid, maupun CardView. (7 jam 30 menit)
Metode Ajar
Online - Self-paced Learning
Total jam belajar : 40 jam
Rekomendasi waktu belajar : 10 jam per minggu (selesai dalam 28 hari)
Anda tentukan sendiri berapa lama waktu yang akan digunakan untuk belajar materi kelas ini selama masih aktif terdaftar pada kelas.
Fasilitas Pengajaran
Materi bacaan elektronik : Materi akan disajikan dalam bentuk teks dan bacaan.
Forum diskusi : Setiap kelas memiliki sebuah forum diskusi yang dapat Anda gunakan untuk bertanya dan berdiskusi.
Evaluasi pembelajaran : Submission (proyek akhir) berupa sebuah aplikasi yang dapat menampilkan sebuah daftar konten beserta detailnya dengan tema bebas
Sertifikat kompetensi.
Peralatan Belajar
Siswa wajib memiliki akses internet melalui komputer yang menggunakan Windows/Mac/Linux.
Spesifikasi minimal komputer milik siswa:
Sistem operasi : Windows, Linux, atau MacOS (64-bit).
Prosesor : Intel Core i3 (Rekomendasi Core i5 ke atas).
RAM : 8 GB atau lebih.
Resolusi layar : 1280 x 800 (Rekomendasi Full HD 1920 x 1080).
Software
Android Studio minimal versi 4.2.
JRE (Java Runtime Environment) atau JDK (Java Development Kit).
Alur Belajar
Langkah ke-3 Android Developer Learning Path
Langkah sebelumnya : Belajar Prinsip Pemrograman SOLID
Langkah setelahnya : Belajar Fundamental Aplikasi Android
Langkah ke-2 persiapan sertifikasi internasional Associate Android Developer
Langkah ke-1 : Memulai Pemrograman Dengan Kotlin
Langkah ke-2 : Belajar Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
Langkah ke-3 : Belajar Fundamental Aplikasi Android
Langkah ke-4 : Belajar Android Jetpack Pro
Langkah ke-5 : Simulasi Ujian Associate Android Developer
Langkah terakhir (ujian sertifikasi) : Associate Android Developer